Jam menunjukkan pukul 18.00, para penghuni
panti segera bergegas ke ruang utama untuk makan malam. Mereka harus segera
cepat karena jadwal mereka padat serta ketat. Lalu para staf panti segera
membagikan makanan serta minuman ke para penghuni panti. Begitulah gambaran
besar kegiatan yang dilakukan oleh para penghuni panti Yayasan School of Life pada
hari Jumat (18/09) di Jalan Cakrawala Utara 3/34. Panti tersebut bisa dibilang
panti asuhan juga panti cacat mental fisik. Karena Yayasan School of Life
menerima orang-orang yang ditolak di berbagai tempat, yang didiagnosa tidak
memungkinkan untuk sembuh, dan anak-anak yang tidak diinginkan. Mereka menerima
dengan tangan terbuka orang-orang yang menurut pandangan masyarakat adalah
orang-orang terbuang dan dilupakan.
Yayasan School of Life mempunyai dua
tempat, satu untuk para penghuni panti yang campuran dan satu lagi khusus untuk
penghuni panti yang masih anak-anak. Menarik sekali dari cerita salah satu
staf, bahwa panti yang khusus untuk anak-anak adalah anak-anak tersebut
merupakan anak hasil hubungan gelap atau anak yang tidak diinginkan. Sejak bayi
mereka telah dibuang di suatu tempat atau dititipkan di panti tersebut secara
tiba-tiba oleh orang tuanya. Lalu oleh yayasan, anak-anak tersebut dirawat, dijaga,
serta disekolahkan hingga jenjang yang tinggi agar kelak bisa menjadi anak yang
berhasil.

Ketika menyuapi salah satu penghuni panti
gambar: dok.pribadi







